Ibu membelikan mainan untuk Sali. Sali sangat senang. Lalu, ia mengucapkan terima kasih kepada Ibu. Sali juga memberi mainan kepada Kumi. Kumi sangat senang. eh, Kumi mengucapkan terima kasih, ya?
Setiap pagi, Bunda selalu menyiapkan sarapan. Setiap malam, Bunda selalu membackan buku cerita. Bunda selalu sibuk, tapi tidak pernah terlihat suntuk. " Aku sayang Bunda," ujar Nabil dan Naura.
Sali, Ibu, dan Ayah pergi ke kebun binatang. Subhaanallah, di sana banyak sekali binatang ciptaan Allah yang indah. Seperti, jerapah dan gajah. alhamdulillah, Sali sangat senang. Sali pun jadi tambah sayang sama Allah.
Saliha tidak malu pergi ke pesta ulang tahun Putri pakai baju yang tidak baru. Tidak hanya itu, Saliha pun berani bernyanyi di depan banyak orang. Waah...! Hebat, ya! Siapa yang mau jadi anak pemberani seperti Saliha?!
Di musim hujan, rumah Sali kebanjiran. Sali dan Ibu sibuk membersihkan selokan yang tersumbat sampah. Untuk membuang sampah, Ibu memberi tempat sampah lucu untuk Sali. Namanya, si Tongki, hihi ... lucu, ya! Sali pun jadi rajin membuang sampah.
Pop-up cards, with their interactive, dimensional nature, are all the rage these days. In this book, the author shows crafters how to make their own. It features 25 projects such as a multi-tiered chocolate cake design that looks good enough to eat, and an ornament-bedecked, three-dimensional Christmas tree card for the holidays.