Hubungan antar-orang pada hakikatnya adalah didik mendidik. Selama kita hidup selama itu pula kita dididik dan mendidik, di rumah, di sekolah, di gereja dan di masyarakat. Pendidik kita yang utama adalah Allah sendiri sebagaimana ditunjukkan oleh Yesus yang walaupun Putra Allah dan Guru yang Agung, namun masih merasa perlu untuk belajar terus. Buku ini menyoroti pelbagai segi pendidikan sehari-…
Hidup adalah mewaris: mewarisi dan mewariskan. Kita mewarisi banyak hal dari generasi lampau dan mewariskan banyak pula kepada generasi mendatang. Karena itu, hidup diukur dengan tantangan: apa yang kita warisi dan apa yang kita wariskan?
Sikap iman yang universal, mengungkapkan kerinduan manusia untuk berjumpa Sang Cinta. Kepenuhan atas Kerinduan itu menjadi tuntutan mutlak yang tak boleh ditunda-tunda, kalau orang tidak ingin kecewa. dengan buku ini, kerinduan yang sama meresap dalam hati kita, sehingga kita menanggapinya dan memperoleh sukacita.
Buku ini merupakan sarana bantu bagi setiap orang Katolik untuk mengenal, memahami, dan menghayati kegiatan liturgi yang dilakukan sebagai pengungkapan iman mereka.
Orang tidak dapat hidup tanpa cinta. Itulah misteri cinta. Cinta macam apa? Cinta itu adalah ilahi, yakni kasih. Cinta ilahi itu, Mempesona sekaligus menantang kita untuk terbuai dalam pelukanNya yang menyuburkan, menyempurnakan, dan menghidupkan.